home Entertainment, Gadgets, News, Politics, Teknologi dan Informasi Mengapa Presiden Jokowi Marah dan Jengkel, Ada apa?

Mengapa Presiden Jokowi Marah dan Jengkel, Ada apa?

Fahri Hamzah: Baru Melihat Presiden Marah Rada Serius, Meskipun ...
gestur dan ekspresi presiden ketika rapat

Kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap para menterinya pada 18 Juni lalu dinilai sebagai kemarahan level tertinggi. Ucapan tentang reshuffle kabinet pemerintahan dinilai sebagai ancaman serius dari Jokowi ke para menteri.

Mengapa presiden Joko Widodo Marah?

Di awal membuka rapat, Jokowi menyampaikan kejengkelannya kepada para menteri lantaran masih bekerja secara biasa saja di masa pandemi covid 19 seperti ini. Padahal, Presiden Jokowi meminta ada kebijakan luar biasa untuk menangani krisis, baik itu pandemi Covid-19 dan dampaknya terhadap perokonomian, kebanyakan malah melakukan tindakan standart dalam melakukan tugasnya.

Baca juga :Dexamethasone vaksin corona? Inilah Fakta Yang Sebenarnya!

Melansir Kompas.com, Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes menilai, Presiden Joko Widodo sengaja melempar spekulasi perombakan atau reshuffle kabinet dalam Sidang Kabinet Paripurna 18 Juni lalu. Menurut Arya, melempar spekulasi reshuffle tidak elok dilakukan, apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. “Pemerintah atau Istana seperti ingin membuat spekulasi tentang reshuffle, dan ini menurut saya tentu kurang elok,” kata Arya kepada Kompas.com, Senin (29/6/2020). Arya menilai, spekulasi reshuffle menyebabkan kinerja para menteri tidak fokus. Sebab, dengan adanya spekulasi tersebut, perhatian para menteri justru tertuju pada upaya mengamankan posisinya masing-masing. Para menteri kemungkinan mencari posisi aman melalui partai.

Baca Juga : Rekomendasi Hp Gaming 1 Jutaan Game Berat Dilibas Habis!

Bukan Pertama kalinya Presiden Jokowi marah

Menurut moeldoko, ini bukan kali pertama Presiden memarahi para pembantunya. moeldoko mengungkap ada beberapa hal yang membuat Presiden Jokowi jengkel. Menurutnya, panjangnya administrasi dan regulasi, telah menghambat kecepatan bantuan terhadap masyarakat. Padahal, regulasi yang dibuat tersebut seharusnya berlaku dalam kondisi normal. Sementara itu, kondisi yang dihadapi negara saat ini, terbilang tidak normal. 

nah berikut adalah tentang presiden jokowi marah, jika ada pertanyaan silahkan komentar dibwah yah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *