Kesehatan

Apakah Virus Corona Hanya Rekayasa? Cek Faktanya!

Apakah Virus Corona Hanya Rekayasa? Cek Faktanya!
sumber image: JPNN.COM

hallo semuannya balik lagi nih sama website kesayangan kita kali ini saya akan membahas benarkah covid rekayasa!

berikut ulasannya.

tahun 2020 ini seluruh dunia dikejutkan dengan adanya virus baru yang mematikan bernama corona virus.

virus tersebut kini telah merenggut sekitar 20 ribu orang, dan ratusan ribu yang sudah terkonfirmasi positif.

sudah hampir 1 tahun kita sebagai warna negara indonesia terkena dampak dari virus tersebut mulai dari WFH,Belajar dirumah dll.

namun sebuah pertanyaan terbesit di benak kita,apakah virus corona itu nyata? berikut ulasan tentang virus corona.

Baca Juga:Auto Kaya! Inilah bisnis yang cocok saat pandemi covid 19!

Apa Itu Virus Corona?

sebelumnya apa sih virus corona itu yang sudah membuat dunia gempar.

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan.

Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. sumber alodokter

Bagaimana ia menyebar?

lalu bagaimana sih penyebaran virus corona sendiri, karena mengingat virus tersebut berasal dari china dan menyebar keseluruh dunia dalam beberapa waktu.

Virus yang menyebabkan COVID-19 terutama ditransmisikan melalui droplet (percikan air liur) yang dihasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau mengembuskan nafas.

Droplet ini terlalu berat dan tidak bisa bertahan di udara, sehingga dengan cepat jatuh dan menempel pada lantai atau permukaan lainnya.

Anda dapat tertular saat menghirup udara yang mengandung virus jika Anda berada terlalu dekat dengan orang yang sudah terinfeksi COVID-19.

Anda juga dapat tertular jika menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda.

Baca Juga:Benarkah Mie Lemonilo Bisa dimakan Setiap Hari?

Apa Gejalanya?

untuk gejalanya sendiri terbagi menjadi dua yaitu umum dan tiduk umum.

Gejala yang paling umum:

  • demam
  • batuk kering
  • kelelahan

Gejala yang sedikit tidak umum:

  • rasa tidak nyaman dan nyerinyeri -tenggorokan
  • diarekonjungtivitis (mata merah)
  • sakit kepalahilangnya indera perasa atau penciumanruam
  • pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki

apakah memang ada?

nah sekarang kita bahas nih topik utamanya, lalu apakah memang ada?

virus corona sendiri memang ada, karena beberapa anggapan dari orang yang tak bertanggung jawab yang mengatakan corona hanyalah teori konspirasi.

lalu apa buktinya?

dalam sebuah percobaan di salah satu rumah sakit ternama mereka melakukan sebuah percobaan atau eksperimen kepada hewan.

singkatnya mereka mengambil Sampel dari pasien yang terkonfirmasi positif SARS-CoV 2 dibiakkan pada media sel vero (ginjal monyet). Hasilnya, virus mampu bertambah banyak dan media sel nya dimakan habis hingga tidak bersisa.

Itu mereka lakukan sendiri dalam lab BSL-3. menurut mereka Bagaimana sesuatu yang kami lihat nyata adanya bisa disebut rekayasa?

Baca Juga:5 Hal Yang Terjadi Ketika Pandemi Virus Corona!

Alasan orang menganggap corona hanyalah Rekayasa

  • belum pernah merasakan secara langsung
  • ada pihak yang tidak bertanggung jawab menyebarkan hoaks
  • daya pikat pengetahuan rahasia
  • dan masih banyak lagi

Bagaimana mencagahnya?

untuk terhindar dari virus yang satu ini sangat banyak sekali caranya, namun salah satunya yang paling penting adalah menjaga dan menerapkan protokol kesehatan.

  • menjaga jarak
  • mencuci tangan
  • memakai masker

kesimpulan

dari pernyataan diatas dapat kita simpulkan bahwa corona memanglah benar adanya, kita sebagai orang yang belum pernah melihat dan merasakan tidak bisa langsung mengatakan rekayasa.

semuannya perlu bukti dan pemikiran yang positif.

berikut adalah Apakah Virus Corona Hanya Rekayasa? Cek Faktanya!

jika ada yang ingin berpendapat dan berkomentar silahkan dibawah yah!.

benarkah covid rekayasa

benarkah covid rekayasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *